Topik: Mengapa Listrik Bisa Terhambat?
Deskripsi:
Pernahkah kamu membayangkan aliran listrik di dalam kabel seperti aliran air di dalam pipa? Jika pipanya sangat sempit atau sangat panjang, air tentu lebih sulit untuk mengalir. Hal yang sama terjadi pada listrik! Di laboratorium virtual ini, kamu akan membedah sebuah kawat penghantar dan mengubah ukurannya. Kamu bisa membuat kawat menjadi sangat panjang, sangat tipis, atau mencoba berbagai jenis bahan kawat untuk melihat seberapa besar hambatan yang dihasilkan.
Tujuan Pembelajaran:
Setelah melakukan praktik di laboratorium virtual ini, siswa diharapkan dapat:
Memahami Konsep Hambatan (Resistansi): Menjelaskan bahwa setiap kabel memiliki kemampuan untuk menghambat aliran listrik yang disebut Resistansi (R).
Menganalisis Pengaruh Panjang Kawat: Mengamati bahwa semakin panjang kawat (L), maka hambatan listriknya akan semakin besar.
Menganalisis Pengaruh Luas Penampang: Menemukan bahwa kawat yang lebih tebal/luas (A) justru memiliki hambatan yang lebih kecil karena aliran listrik lebih leluasa lewat.
Mengenal Hambat Jenis (Resistivitas): Memahami bahwa jenis bahan pembuat kawat juga menentukan seberapa besar hambatan listriknya.
Panduan Eksplorasi:
Perhatikan rumus yang ada di layar. Amati bagaimana ukuran huruf R membesar atau mengecil saat kamu menggeser tombol-tombol di bawahnya.
Geser tombol "Length" (L) ke arah kanan (menjadi panjang). Apakah nilai hambatan (R) yang tertera semakin besar?
Ubah tombol "Area" (A) menjadi sangat kecil sehingga kawat terlihat tipis. Apa yang terjadi pada nilai hambatannya?
Coba ubah nilai "Resistivity" untuk melihat perbedaan jika kita menggunakan bahan kawat yang berbeda-beda.
Perhatikan titik-titik hitam di dalam kawat; semakin banyak titik hitamnya, berarti semakin sulit aliran listrik untuk lewat!