Topik: Petualangan Arus Searah (DC)
Deskripsi: Pernahkah kamu membayangkan bagaimana listrik mengalir dari baterai menuju lampu senter? Di sini, kamu adalah "Insinyur Listrik" yang bertugas merancang jalur kabel agar energi bisa sampai ke tujuannya. Kamu bisa melihat butiran-butiran biru kecil (elektron) yang berlarian di dalam kabel. Hati-hati, ya! Jangan sampai kabelnya bertemu langsung tanpa hambatan, atau bateraimu akan terbakar karena hubungan singkat (korsleting). Ayo, buat rangkaianmu sendiri dan lihat seberapa terang lampu yang bisa kamu nyalakan!
Tujuan Pembelajaran: Setelah melakukan praktik di laboratorium virtual ini, siswa diharapkan dapat:
Memvisualisasikan Arus Listrik: Melihat secara langsung bagaimana elektron mengalir dari kutub negatif ke kutub positif baterai.
Memahami Fungsi Saklar: Menjelaskan peran saklar dalam memutus dan menghubungkan aliran listrik (Rangkaian Terbuka vs Rangkaian Tertutup).
Menganalisis Terang Cahaya: Menemukan hubungan antara jumlah baterai (tegangan) dengan tingkat kecerahan lampu.
Eksperimen Hambatan: Memahami bagaimana penggunaan resistor atau hambatan dapat memperlambat aliran elektron agar komponen tidak rusak.
Panduan Eksplorasi:
Pilih menu "Intro" untuk mulai menyusun kabel, baterai, dan lampu secara bebas.
Gunakan fitur "Show Electrons" (Tampilkan Elektron) untuk melihat butiran biru yang bergerak. Coba balikkan posisi baterainya, apakah arah larinya elektron juga berubah?
Klik pada Lampu atau Baterai untuk mengubah nilai hambatannya atau tegangannya. Perhatikan perubahan pada kecepatan gerak elektron.
Cobalah membuat sebuah tantangan: Gunakan 3 Baterai dan 1 Lampu, lalu perhatikan apa yang terjadi jika tegangannya terlalu besar.
Gunakan alat "Non-Contact Ammeter" (Pengukur Arus Tanpa Sentuh). Cukup arahkan alatnya ke kabel, dan kamu bisa melihat berapa besar arus yang mengalir di sana.